Menjembatani Harta, Nilai, dan Generasi: Warisan Itu Bukan Cuma Soal Angka
Ngomongin warisan di meja makan keluarga Indonesia itu masih terasa canggung—takut dibilang tamak, takut dianggap mendoakan hal buruk. Padahal justru ketiadaan pembicaraan inilah yang paling sering menghancurkan hubungan keluarga dan menggerus harta yang susah payah dibangun seumur hidup. Kasih harta tanpa nilai itu kayak kasih mobil balap ke orang yang belum bisa nyetir—cepat atau lambat, ada yang nabrak. Pertanyaannya: gimana caranya supaya warisan yang kita tinggalkan jadi berkah, bukan bahan ribut-ribut keluarga?